ABR Indonesia Gelar Pelatihan Paralegal Batch IV, Peserta Membludak dari Berbagai Daerah

0 33

Bandar Lampung (MIN) — Yayasan Lembaga Hukum Bela Rakyat–Advokat Bela Rakyat Indonesia sukses menyelenggarakan Pelatihan Paralegal Batch IV dengan mengusung tema “Optimalisasi Peran dan Fungsi Paralegal dalam Mewujudkan Keadilan bagi Masyarakat”.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat akses keadilan, khususnya bagi masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan dalam memahami serta memperoleh layanan hukum.


Pelatihan ini juga merupakan bagian dari upaya kaderisasi ABR Indonesia dalam mencetak paralegal yang kompeten, berintegritas, dan siap terjun langsung di tengah masyarakat. Tingginya minat peserta membuat kegiatan ini dipenuhi oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari aktivis masyarakat, pegiat bantuan hukum, hingga mahasiswa.

Antusiasme yang tinggi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan akan peran paralegal semakin mendesak, terutama sebagai garda terdepan dalam memberikan pendampingan hukum serta menjembatani masyarakat dengan sistem hukum yang ada.


Dalam kegiatan ini, hadir sejumlah pemateri berkompeten di bidangnya, di antaranya Iwan Kumara, S.H., CM selaku Ketua APSI Provinsi Lampung, Dr. (cand).

Drs. Banon Eko Susetyo, B.A., M.Si selaku Dewan Penasehat ABR Indonesia, Hengki Irawan, S.P., S.H., M.H., CMED sebagai praktisi, dosen, dan advokat, serta M.Taufiq El Azhary MC, S.Ag., S.H., M.H sebagai praktisi senior advokat.

Para narasumber memberikan materi secara komprehensif yang menggabungkan teori dan praktik hukum di lapangan.


Ketua pelaksana kegiatan, Yoga Pratama RG, S.H., C.PL, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada pemahaman teoritis, tetapi juga pada peningkatan kemampuan praktis peserta dalam pendampingan, edukasi, serta advokasi hukum.

Menurutnya, paralegal memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam memperluas akses keadilan di tengah masyarakat.


Sementara itu, dalam sambutannya, Dr. (c) Hermawan, S.H.I., M.H., CM., SHELL menegaskan bahwa paralegal merupakan bagian penting dalam sistem bantuan hukum di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa dalam banyak kasus, paralegal menjadi pihak pertama yang hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan hukum.


“Karena itu, optimalisasi peran paralegal harus diiringi dengan kepekaan sosial, profesionalitas, serta komitmen terhadap nilai-nilai keadilan,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa pelatihan paralegal akan terus dilaksanakan secara berkala setiap triwulan guna menjangkau lebih banyak masyarakat yang siap berperan aktif dalam bidang bantuan hukum.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh tokoh dan aktivis ABR Indonesia, serta tamu undangan Komandan Satgasus Untung Gunawan, S.E., C.PL. Jalannya acara berlangsung tertib, komunikatif, dan dinamis dengan dipandu oleh Apud Gusmawan, S.Pd., M.M., C.PL sebagai pembawa acara.


Melalui Pelatihan Paralegal Batch IV ini, ABR Indonesia berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk membantu masyarakat menghadapi persoalan hukum secara lebih efektif.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendorong terwujudnya keadilan yang inklusif, merata, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. (Red).

Leave A Reply

Your email address will not be published.