MEDIA INFORMASI, LAMPUNG – Libur panjang Hari Raya Iduladha dan cuti bersama Hari Raya Waisak diprediksi akan meningkatkan mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Lampung. Arus kendaraan menuju objek wisata, pusat perbelanjaan, hingga jalur lintas antarkabupaten diprediksi mengalami kepadatan sejak pagi hingga malam hari.
Mengantisipasi lonjakan aktivitas tersebut, Polda Lampung mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan matang, mulai dari kondisi fisik, kendaraan, hingga keamanan rumah yang ditinggalkan selama liburan.
Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan keselamatan selama perjalanan harus menjadi prioritas utama masyarakat, terutama bagi warga yang berencana melakukan perjalanan jauh bersama keluarga.
“Libur panjang biasanya diikuti peningkatan volume kendaraan menuju lokasi wisata dan pusat keramaian. Karena itu, masyarakat kami imbau mempersiapkan perjalanan dengan baik agar tetap aman dan nyaman,” kata Yuni, Minggu (31/5/2026).
Ia meminta pengendara memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum digunakan. Pemeriksaan rem, lampu, ban, hingga bahan bakar dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan selama perjalanan.
“Pastikan seluruh kelengkapan kendaraan, termasuk surat-surat seperti SIM dan STNK, dalam kondisi lengkap dan masih berlaku. Jangan memaksakan berkendara apabila kondisi tubuh sedang lelah atau kurang sehat,” ujarnya.
Antisipasi Risiko Saat Rumah Ditinggalkan
Selain keselamatan berlalu lintas, Polda Lampung juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama selama masa liburan.
Yuni mengatakan langkah sederhana seperti mematikan aliran listrik yang tidak digunakan dan memastikan kompor dalam keadaan aman dapat mencegah terjadinya kebakaran saat rumah kosong ditinggalkan pemiliknya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memeriksa kembali kondisi rumah sebelum berangkat. Matikan peralatan listrik yang tidak diperlukan, pastikan kompor dalam keadaan aman, serta periksa pintu dan jendela sudah terkunci dengan baik,” katanya.
Menurut dia, warga yang berencana menginap atau bepergian beberapa hari sebaiknya memberitahukan keberangkatannya kepada tetangga, ketua RT, maupun pamong setempat sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan.
“Bila memungkinkan, titipkan pengawasan rumah kepada tetangga atau keluarga terdekat. Langkah ini penting untuk meminimalkan risiko tindak kriminal saat rumah dalam keadaan kosong,” ucapnya.
Polda Lampung juga mengajak masyarakat memanfaatkan aplikasi Siger Lampung Presisi, layanan digital yang memungkinkan pengguna memantau kondisi lalu lintas, akses CCTV jalan, informasi kepadatan kendaraan, hingga situasi keamanan di sejumlah jalur utama secara real time. Aplikasi tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat merencanakan perjalanan lebih aman dan efisien.
“Melalui aplikasi Siger Lampung Presisi, masyarakat dapat melihat kondisi jalan sebelum berangkat sehingga bisa memilih jalur yang lebih aman, lancar, dan menghindari titik kepadatan kendaraan,” tutur Yuni.
Ia menambahkan, partisipasi masyarakat dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan menjadi faktor penting agar libur panjang berlangsung aman, tertib, serta menyenangkan bagi seluruh keluarga.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat tetap disiplin, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kesehatan, serta meningkatkan kewaspadaan agar liburan berjalan lancar tanpa kendala berarti,” pungkasnya. (Red).