Pemkab Pesawaran Perkuat Pengelolaan Arsip Digital Lewat Bimtek Aplikasi Srikandi

0 5

Pesawaran (MI-NET) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus memperkuat tata kelola arsip dan administrasi persuratan berbasis digital. Salah satunya dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Desk Aplikasi Srikandi bagi para admin perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pesawaran.


Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan, M. Rinaldo Arbarino, S.I.Kom., pada Senin (23/2/2026) di ruang rapat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pesawaran.


Bimtek ini merupakan tindak lanjut implementasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi), khususnya bagi perangkat daerah yang hingga saat ini belum memiliki akun pada aplikasi tersebut. Tercatat masih terdapat 8 dinas, 1 RSUD, 10 bagian, serta 11 kecamatan yang belum memiliki akun Srikandi.


Pada sesi pelaksanaan hari ini, terdapat lima perangkat daerah yang mengikuti kegiatan sesuai jadwal undangan, yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), serta Dinas Perikanan.


Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pendampingan teknis mulai dari proses pembuatan akun Srikandi hingga praktik langsung pembuatan surat melalui aplikasi.

Bimtek ini difokuskan pada peningkatan pemahaman teknis sekaligus optimalisasi penggunaan aplikasi dalam mendukung tata kelola administrasi persuratan secara digital.


M. Rinaldo Arbarino menjelaskan, kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara bertahap hingga pertengahan Maret 2026 sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan bagi perangkat daerah, kecamatan, maupun bagian di lingkungan Pemkab Pesawaran.


“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh perangkat daerah dapat mengimplementasikan aplikasi Srikandi secara optimal, sehingga tercipta tertib arsip serta tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel,” ujarnya.(Red).

Leave A Reply

Your email address will not be published.