Pesawaran (MI-NET) – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pesawaran berencana melaksanakan kunjungan kerja dan peningkatan kapasitas ke Dewan Pers dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat di Jakarta. Agenda tersebut merupakan salah satu keputusan rapat daring internal SMSI Pesawaran yang digelar pada 25 Februari 2026.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari dua malam itu akan diikuti 15 peserta, terdiri atas jajaran pengurus dan pemilik media anggota SMSI Pesawaran.
Ketua SMSI Pesawaran, Eri Novrizal, mengatakan kunjungan ini bertujuan memperkuat pemahaman perusahaan pers daerah mengenai pentingnya verifikasi media serta tata kelola perusahaan pers yang sesuai regulasi.
“Media tidak cukup hanya hadir dan aktif memberitakan. Kita juga harus tertib administrasi, memiliki struktur redaksi yang jelas, serta memenuhi standar verifikasi Dewan Pers agar kredibilitas semakin kuat di mata publik,” ujar Eri.
Agenda utama kunjungan meliputi audiensi dan diskusi kelembagaan di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih No. 32–34, Jakarta Pusat, serta konsolidasi organisasi di Kantor Pusat SMSI, Jalan Veteran II No. 7, Gambir, Jakarta Pusat.
Penasehat SMSI Pesawaran, Ismail, S.H., menilai langkah tersebut penting sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas dan profesionalisme media di daerah.
“Verifikasi bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi wujud tanggung jawab kepada publik. Media harus profesional, memahami dan menjalankan kode etik jurnalistik, serta siap diaudit secara kelembagaan,” kata Ismail.
Dalam rapat daring itu juga dibahas peran strategis media sebagai mitra pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi pembangunan secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus mencegah penyebaran disinformasi di ruang digital.
Rencana kunjungan akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak terkait guna memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, SMSI Pesawaran berharap media lokal di Kabupaten Pesawaran semakin profesional, terverifikasi, dan mampu berkontribusi dalam menjaga stabilitas informasi serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. (Red).