Pesawaran (MI-NET) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0421/Lampung Selatan (LS) terus menunjukkan progres positif. Salah satu sasaran fisik berupa pembangunan rabat beton di Desa Gunung Rejo, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, kini memasuki tahap pengerjaan lanjutan yang melibatkan personel TNI bersama masyarakat setempat, Kamis (12/2/2026).
Pembangunan rabat beton sepanjang 666 meter tersebut diharapkan dapat menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini dikeluhkan warga, terutama saat musim hujan. Sebelumnya, kondisi jalan tanah yang licin dan becek kerap menyulitkan aktivitas masyarakat.
Meski saat ini kondisi jalan di lokasi pembangunan masih berlumpur karena proses pengerjaan yang belum rampung, proyek tersebut ditargetkan selesai sesuai jadwal agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Seorang warga Desa Gunung Rejo mengatakan, pembangunan rabat beton ini sangat dinantikan warga karena akan mempermudah mobilitas sehari-hari, terutama bagi anak-anak yang berangkat ke sekolah.
“Kalau musim hujan jalan sangat becek, anak-anak sering kesulitan berangkat sekolah. Dengan adanya rabat beton ini, kami sangat terbantu,” ujarnya.
Selain meningkatkan akses pendidikan, pembangunan infrastruktur jalan tersebut juga diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian warga.
Mengingat sebagian besar masyarakat Desa Gunung Rejo menggantungkan mata pencaharian di sektor pertanian, keberadaan akses jalan yang baik menjadi faktor penting dalam menunjang aktivitas ekonomi.
Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan, Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, S.H., M.I.P., menegaskan pihaknya berkomitmen menuntaskan pembangunan sesuai target melalui program TMMD ke-127.
“Melalui program TMMD ini, kami berharap pembangunan rabat beton dapat meningkatkan aksesibilitas wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kualitas hidup warga Desa Gunung Rejo dan sekitarnya,” ujarnya.
Program TMMD sendiri merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. (Red)