MEDIA INFORMASI (PESAWARAN) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Pesawaran menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terpilihnya Mustika Bahrum, SE, MM sebagai Ketua DPC Partai Golkar Pesawaran periode 2026–2031 melalui mekanisme aklamasi pada Minggu (12/04/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPC PWRI Pesawaran Ahmad Yani, didampingi Sekretaris Suryanto, Bendahara Desmi Saputra, serta jajaran pengurus dan anggota, di Sekretariat PWRI, Jalan Raya Kedondong, Dusun Sukamarga, Desa Gedong Tataan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Senin (13/04/2026) pagi.
Ahmad Yani menilai, terpilihnya Mustika Bahrum secara aklamasi mencerminkan konsolidasi internal Partai Golkar yang berjalan solid di tingkat daerah, sekaligus menunjukkan tingkat kepercayaan kader terhadap figur kepemimpinan yang dinilai memiliki kapasitas manajerial dan pengalaman organisasi.
“PWRI Pesawaran mengucapkan selamat atas terpilihnya Saudara Mustika Bahrum sebagai Ketua DPC Partai Golkar Pesawaran. Kami berharap kepemimpinan yang baru ini dapat memperkuat peran partai dalam pembangunan daerah serta menjaga stabilitas politik yang kondusif,” ujar Ahmad Yani.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya sinergi antara partai politik dan insan pers dalam mendukung pembangunan yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang objektif sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, partai politik, dan masyarakat.
Sekretaris DPC PWRI Pesawaran, Suryanto, menambahkan bahwa pihaknya membuka ruang kolaborasi yang konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Partai Golkar, dalam rangka mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Sinergi antara pers dan partai politik diperlukan untuk memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan dapat tersampaikan secara utuh kepada masyarakat, sekaligus menjaga fungsi kontrol sosial,” kata Suryanto.
Dengan kepemimpinan baru ini, Partai Golkar Pesawaran diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, sejalan dengan dinamika politik nasional yang menuntut stabilitas, profesionalisme, dan orientasi pada kepentingan publik. (Red).