Desa Tanjung Sari Bergejolak! Ketua Formena Desak Bupati Copot Kades Sekarang Juga

Lampung Selatan (MIN) — Ketua Forum Media Natar (Formena), Kartarina, Pengiran Bandar Suttan,angkat bicara terkait polemik yang terjadi di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Ia secara tegas mendesak Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, untuk segera menonaktifkan Kepala Desa (Kades) Tanjung Sari, Prayitno.

Menurut Kartarina, persoalan yang terjadi di desa tersebut bukan lagi masalah kecil, melainkan sudah menjadi krisis yang membutuhkan tindakan cepat dan tegas dari pemerintah daerah.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan Inspektorat harus segera mengambil langkah tegas. Ini bukan persoalan sepele,” tegasnya, Rabu (8/4/2026).

Ia mengungkapkan setidaknya terdapat tiga persoalan utama yang menjadi sorotan publik di Desa Tanjung Sari.

Pertama, insentif RT dan kader Desa yang disebut belum dibayarkan selama kurang lebih 10 bulan hingga memicu aksi protes.penyegelan kantor Desa.

Kedua, adanya dugaan pencairan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tanjung Sari secara tidak transparan, tanpa melibatkan pengurus nya.

Ketiga, mundurnya seluruh RT dan kader desa secara serentak yang dinilai sebagai bentuk kekecewaan terhadap kondisi pemerintahan desa, serta mosi tidak percayanya lagi atas kepemimpinan Prayitno sebagai Kepala Desa.

Kartarina juga menyoroti lemahnya pengawasan dari Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan dalam mengawal jalannya pemerintahan desa.

“Ini menunjukkan lemahnya pengawasan. Inspektorat harus bertanggung jawab melakukan audit menyeluruh,” ujarnya.

Desakan ini semakin memperkuat tuntutan masyarakat agar dilakukan evaluasi serius terhadap kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan Desa Tanjung Sari.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Kepala Desa Tanjung Sari maupun Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terkait tuntutan tersebut.

Publik kini menanti langkah konkret dari Bupati Lampung Selatan dalam menyikapi polemik yang terus berkembang ini.(Red)

Comments (0)
Add Comment