Polisi Hadir di Tengah Warga, Patroli Janji Jaga dan Tim QR Presisi Perkuat Keamanan Lampung

MEDIA INFORMASI, LAMPUNG – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat jajaran kepolisian di Provinsi Lampung melalui Program Patroli Janji Jaga yang dijalankan Polresta Bandar Lampung.

Program tersebut menjadi salah satu langkah humanis kepolisian dalam menghadirkan rasa aman sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.


Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, patroli rutin terus ditingkatkan pada titik dan jam rawan guna mengantisipasi aksi kriminalitas jalanan maupun gangguan kamtibmas lainnya.


“Polda Lampung terus meningkatkan patroli pada titik dan jam rawan guna mengantisipasi aksi kriminalitas jalanan maupun gangguan kamtibmas lainnya. Kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Yuni, Minggu (24/5/2026).


Berbeda dengan patroli pada umumnya, Patroli Janji Jaga hadir dengan konsep komunikatif melalui jingle dan himbauan suara saat petugas berkeliling di kawasan permukiman maupun ruas jalan yang dianggap rawan gangguan keamanan.


Kehadiran suara patroli tersebut dibuat agar masyarakat mengetahui bahwa polisi tetap bekerja menjaga keamanan, baik saat warga sedang beristirahat maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.


“Ketika masyarakat tidur atau sedang bekerja, polisi tetap hadir berkeliling. Ada himbauan, ada suara patroli yang menandakan polisi menjaga situasi tetap aman,” lanjutnya.


Program yang telah berjalan sejak Mei 2025 itu terinspirasi dari suara khas pedagang keliling yang akrab di tengah masyarakat, seperti penjual tahu bulat, roti, hingga es krim. Pendekatan tersebut dipilih agar kehadiran polisi terasa lebih dekat, humanis, dan mudah dikenali masyarakat.


Selain membangun rasa aman, pola patroli yang dilakukan secara acak mulai pagi, siang, sore hingga malam hari juga bertujuan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan.


Tidak hanya itu, Polda Lampung juga memperkuat pengamanan dengan menurunkan Tim Quick Response (QR) Presisi di sejumlah titik rawan kriminalitas.


Tim patroli tersebut disiagakan pada jam-jam rawan dan bergerak berdasarkan analisa serta evaluasi gangguan kamtibmas. Personel di lapangan juga terkoneksi langsung dengan layanan darurat 110 guna mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.


“Personel kami bergerak berdasarkan pemetaan kerawanan dan langsung merespons apabila ada laporan masyarakat melalui layanan 110,” kata Yuni.


Menurutnya, penguatan patroli dilakukan bukan hanya untuk penindakan, tetapi juga sebagai langkah pencegahan agar potensi tindak kriminalitas dapat ditekan sejak dini.


“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran polisi di lapangan, baik melalui patroli rutin maupun respons cepat terhadap setiap aduan warga,” ungkapnya.


Di akhir keterangannya, Yuni turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dengan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan maupun tindak kriminalitas.


“Keamanan wilayah tidak bisa dijaga sendiri oleh kepolisian. Dibutuhkan sinergi bersama masyarakat agar situasi kamtibmas di Lampung tetap aman dan kondusif,” tutupnya. (Red).

Comments (0)
Add Comment