BANDAR LAMPUNG (MI-NET) – Kelurahan Penengahan Raya, Kecamatan Kedaton, resmi bertransformasi menjadi Kampung Merdeka Pangan. Peresmian dilakukan langsung oleh Camat Kedaton, Heliansyah, mewakili Wali Kota Eva Dwiana, bersama jajaran tim Komunitas Merdeka Pangan Indonesia di Halaman Masjid Al Hikmah, Minggu (15/02/2026).
Acara yang berlangsung khidmat tersebut digagas oleh Komunitas Merdeka Pangan Indonesia yang diketuai Endro Effendi. Program ini hadir sebagai solusi konkret berbasis komunitas guna memperkuat ketahanan pangan keluarga, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan pekarangan menjadi area produktif yang bernilai ekonomi dan gizi.
Sinergi Tim Profesional
Keberhasilan peluncuran Kampung Merdeka Pangan tidak terlepas dari peran aktif tim inti Komunitas Merdeka Pangan Indonesia. Hasan Mar’i selaku Ketua Kegiatan mengawal seluruh rangkaian acara, Hendra Kusuma Jaya sebagai Ketua Kemitraan membangun kolaborasi lintas lembaga, sementara Sandi Febri Wijaya selaku Ketua Tim Penanaman memastikan aspek teknis budidaya berjalan optimal di lapangan.
Kolaborasi ini menjadi contoh nyata sinergi antara masyarakat dan komunitas dalam menghadirkan gerakan kemandirian pangan yang berkelanjutan.
Apresiasi Pemerintah
Dalam sambutannya, Camat Kedaton Heliansyah menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa kemandirian pangan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan RT.
“Sinergi antara pemerintah dan komunitas seperti Merdeka Pangan Indonesia adalah kunci untuk mewujudkan Bandar Lampung yang tangguh pangan,” ujarnya mewakili Wali Kota Eva Dwiana.
Program ini dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan berbasis lingkungan.
Dukungan Kelurahan dan Antusiasme Warga
Lurah Penengahan Raya, Jumayah, S.Sos., MM., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada wilayahnya sebagai lokasi peluncuran.
“Kami sangat mengapresiasi Komunitas Merdeka Pangan Indonesia yang telah memilih Penengahan Raya. Ini adalah edukasi nyata bagi warga agar lebih produktif. Saya berharap setiap rumah ke depan memiliki ‘apotek hidup’ dan sumber pangan sendiri di halaman rumahnya,” tuturnya.
Antusiasme juga terlihat dari warga. Ketua RT 001, Haji Hardani, menyatakan kesiapan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan program tersebut.
“Kami warga RT 001 dan RT 002 sangat berterima kasih. Program ini sangat menyentuh kebutuhan dapur warga. Kami berkomitmen merawat bibit yang ditanam hari ini agar benar-benar bisa dipanen dan dirasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Menuju Percontohan di Lampung
Ketua Komunitas Merdeka Pangan Indonesia, Endro Effendi, berharap Penengahan Raya dapat menjadi pilot project bagi kelurahan lain di Provinsi Lampung.
“Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa pangan adalah kekuatan. Bersama tim—Hasan, Hendra, dan Sandi—kami siap mendampingi warga hingga masa panen tiba,” tegasnya.
Peresmian ditandai dengan penyerahan bibit tanaman secara simbolis kepada perwakilan warga, dilanjutkan aksi penanaman bersama di lahan percontohan yang dipandu langsung oleh tim penanaman.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, Kampung Merdeka Pangan diharapkan menjadi tonggak awal terwujudnya kemandirian pangan berbasis keluarga di Kota Bandar Lampung. (Red)