ATR/BPN Pesawaran Bakal Kena Geruduk Masyarakat. Ada Apa?

0 33

MEDIA INFORMASI, Pesawaran – Masyarakat Adat Pitung Tiyuh Tanjung Kemala menggelar kegiatan pemantapan dan konsolidasi menjelang aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 17 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri para tokoh adat, tokoh masyarakat, sesepuh, pemuda, serta perwakilan peserta aksi.


Pertemuan ini bertujuan menyatukan pemahaman, memperkuat komitmen bersama, serta memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan tertib, damai, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Dalam kesempatan itu, panitia menegaskan bahwa aksi damai merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat adat untuk memperoleh kejelasan, keadilan, dan kepastian hukum atas hak-hak yang selama ini diperjuangkan.


Koordinator aksi, Safrudin Tanjung, mengajak seluruh peserta menjaga ketertiban, persatuan, dan mengedepankan sikap santun selama kegiatan berlangsung.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kekompakan. Aksi ini merupakan aksi damai yang dilakukan secara konstitusional untuk menyampaikan aspirasi Masyarakat Adat Tanjung Kemala. Kami berharap pemerintah dan pihak terkait dapat mendengarkan serta memberikan solusi yang adil atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar Safrudin Tanjung, Selasa (16/06/2026).


Berdasarkan rencana yang telah disusun, aksi damai tersebut diperkirakan akan diikuti sekitar 2.000 peserta. Massa akan berkumpul di samping SPBU Desa Taman Sari, Kecamatan Gedong Tataan, sebelum bergerak menuju Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesawaran untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.


Aksi ini juga mendapat dukungan dan pendampingan dari berbagai organisasi masyarakat, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta organisasi pers di Kabupaten Pesawaran dan Provinsi Lampung, di antaranya Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB), LSM Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP), LIPAN, Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Pesawaran (FKW-KF), KOWAPI, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I), Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), Forum Pers Independent Indonesia (FPII), Lembaga Perlindungan Konsumen Gerakan Perubahan LPK-GPI, LSM MAUNG, Laskar Lampung, Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kabupaten Pesawaran, serta sejumlah organisasi lainnya.


Panitia berharap seluruh peserta mematuhi arahan yang telah disampaikan selama pemantapan sehingga aksi dapat berlangsung aman, tertib, kondusif, serta tetap menghormati peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Melalui aksi damai ini, Masyarakat Adat Pitung Tiyuh Tanjung Kemala berharap aspirasi mereka dapat diterima dengan baik dan menjadi langkah menuju penyelesaian yang adil serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat adat. (Red).

Leave A Reply

Your email address will not be published.