Kejati Lampung Dekatkan Hukum kepada Pelajar melalui Program JMS

0 3

MEDIA INFORMASI, Bandar Lampung – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung melalui Seksi Penerangan Hukum Bidang Asisten Intelijen kembali melaksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMA Xaverius Pahoman Bandar Lampung, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Kejati Lampung dalam membangun kesadaran hukum serta membentuk karakter generasi muda yang berintegritas.


Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi mengenai pengenalan institusi Kejaksaan, Tiga Pilar Kebangsaan, Bhinneka Tunggal Ika, pencegahan kenakalan remaja, hingga akibat hukum yang dapat timbul dari berbagai bentuk kenakalan remaja.


Melalui program ini, jaksa sebagai aparat penegak hukum memberikan pemahaman komprehensif tentang tugas dan fungsi Kejaksaan, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi persatuan, toleransi, dan integrasi di tengah keberagaman lingkungan sekolah.


Selain itu, materi juga difokuskan pada pengenalan berbagai bentuk kenakalan remaja beserta konsekuensi hukumnya. Pendekatan edukatif dan preventif tersebut bertujuan agar para pelajar mampu berpikir kritis dan rasional sebelum melakukan tindakan yang berpotensi melanggar hukum.


Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Lampung, Ricky Ramadhan, SH., MH., menegaskan bahwa Program Jaksa Masuk Sekolah merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui institusi Kejaksaan di lingkungan pendidikan.


“Program ini bertujuan mengenalkan produk hukum kepada para pelajar, menjauhkan generasi muda dari potensi pelanggaran hukum, sekaligus menghilangkan stigma bahwa aparat penegak hukum adalah sosok yang menakutkan. Kami ingin Kejaksaan hadir lebih dekat dan bersahabat dengan pelajar,” ujarnya.


Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Jaksa Ahli Madya Gilar Suryaningtyas, SH., Jaksa Ahli Muda Agung Prabudi JS, SH., MH., Jaksa Ahli Muda Imam Yudha Nugraha, SH., MH., serta Tim Penyuluhan Hukum Kejati Lampung.


Pihak SMA Xaverius Pahoman Bandar Lampung menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurut pihak sekolah, Program JMS sangat bermanfaat dalam membantu dunia pendidikan untuk menanamkan pemahaman hukum sejak dini kepada para siswa.


Sebanyak 231 pelajar bersama sejumlah dewan guru mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Sesi penyampaian materi dan diskusi berlangsung interaktif, menunjukkan tingginya minat para siswa terhadap pemahaman hukum dan wawasan kebangsaan.


Program Jaksa Masuk Sekolah menjadi salah satu bentuk pembinaan moral dan kesadaran hukum secara langsung kepada generasi muda. Melalui program ini, Kejati Lampung menegaskan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, memperkuat kesadaran hukum, serta menyiapkan generasi muda Lampung yang nasionalis, berintegritas, dan sadar hukum menuju Generasi Emas Indonesia. (Red).

Leave A Reply

Your email address will not be published.